Pengertian Al-Quran Lengkap Menurut Para Ulama

0 58

Bismillahirrahmaanirrahiim , Dalam kajian islam kali ini, penulis akan menyammpaikan pengertian al-quran sebagai pedoman hidup umat islam dengan harapan semoga dengan tulisan ini pembaca bisa mengetahu Pengertian Al-Quran. Yang sejatinya setiap muslim tahu secara mendalam tentang al-quran sebagai satu-satunya sumber hukum dan pedoman hidup umat Islam.

Baca Juga :

Allah SWT menamakan kitab-Nya yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada umat manusia dengan beberpa nama. Diantaranya yang populer ialah Al-Quran, Al- Furqaan, dan Al-Kitab.

Al-Kitab menurut bahasa bermakna “yang ditulis” . Kitab adalah masdar , yang dimaknakan dengan makna isim maf’ul , yaitu “maktab” ( yang ditulis) Surat yang dikirim kepada seseorang , juga dinamakan “kitab”. Bahkan orang Arab memaksudkan juga dengan perkataan kitab dengan “tempat belajar” (maktab).

Dalam ‘uruf syara’ “kitab” diartikan dan dimaksudkan “Kitabullah” yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW , yakni Al-Quran. Oleh karena itu ta’rif “Al-Kitab” sama dengan Al-Quran.

Sementara itu Al-Quran menurut bahasa adalah “Kalamullah” yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang ditulis dalam mushaf”.

Para akhli ushul fiqih menetapkan , bahwa Al-Quran adalah nama bagi keseluruhan Al-Quran dan nama bagian-bagiannya(ayat-ayatnya) . Tegasnya Al-Quran itu menunjukkan pada pengertian tersebut secara hakikat. Para akhli ushul fiqih membahas dari jurusan pokok dari hukum. Maka yang terjadi dari pokok dalil itu, ialah ayat-ayatnya dan tiap-tiap satu ayat itu, dinamakan Al-Quran.

Akan tetapi menurut pendapat para akhli kalam ialah :” Yang ditunjukki oleh yang dibaca itu yakni: “Kalam azaliyang berdiri pada zat Allah SWT yang senantiasa bergerak (tak pernah diam) dan tidak pernah tertimpa suatu bencana.

Al-Alusi dalam Ruhul Ma’ani berkata : ” Para mutakallimin memberi nama Al-Quran kepada kalimat-kalimat yang ghaib yang azali , sejak dari awal al-fatihan sampai akhir an-naas, yaitu lafaz-lafaz yang terlepas sifat kebendaan , baik yang dirasakan, dihayalkan ataupun yang lainnya, yang tersusun pada sifat Allah yang Qadim.

Kata setengah ‘Ulama pula :”Al” di depannya , bagi segala yang dibaca . Bila disebut “Al-Quran” maka itu bermakna atau tertuju kepada “Kalam Allah” yang dirutunkan dalam bahasa Arab.

Kata As Sayuti dalam Al Itqaan:” Kata Al-Quran ialah :” Kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang tidak dapat ditandingi oleh yang menentangnya. Walau hanya sekedar satu surat saja daripadanya. Sebagian mutaakhirin menambahkan : ” Yang kita beribadat dengan membacanya.

Kata Asy Syaukani : ” Yang lebih utama dikatakan :” Al-Quran itu , adalah wahyu Ilahi yang diturunkan kepada Muhammad Rasulallah SAW yang telah disampaikan kepada kita umatnya dengan lisan, lagi mutawatir penukilannya. “ringkasnya, katanya selanjutnya, bahwa Al-Quran adalah wahyu Ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah disampaikan kepada kita umatnya dengan jalan mutawatir , yang dihukmi kafir bagi orang-orang yang mengingkarinya.

Wallhu’alam

Diambil dan disarikan dari : Buku “Menelusuri Perkembangan Sejarah HUKUM DAN SYARIAT ISLAM penerbit “Kalam Ilahi”

Kategori: ArtikelTag:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pengertian Al-Quran Lengkap Menurut Para Ulama"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.