in

Keuntungan, Resiko, dan Cara Trading Yang Benar

Keuntungan Trading Forex

Perkembangan bisnis forex trading sangat pesat sekali sejak awal tahun 2000-an . Sejak adanya dukungan koneksi internet, hampir setiap hari ada ratusan bahkan ribuan orang membuaka account forex baru.

Bertambahnya para pemain baru didunia trading juga menyuburkan usaha -usaha yang memiliki kaitan dengan forex ,seperti pelatihan forex, changer forex ,broker forex bahkan penjualan tool trading forex.

Lalu apa sebenarnya yang menarik dari bisnis forex ?

Ada banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan dari forex yang tidak bisa diberikan oleh bisnis lain , yaitu :

  1. Pasar terbuka 24 jam non stop dari Senin sampai Sabtu. Sehingga anda bisa trading kapan saja anda sempat .
  2. Two way transaction . Bisa mendapatkan profit dari dua arah , dari market naik atau turun .
  3. Modal yang kecil , namun bisa melakukan transaksi dalam dalam jumlah besar. Yaitu dengan adanya sistem leverage.

4.Tingkat likuiditas yang tinggi , anda dapat mengambil dana/profit kapan saja. Saat itu anda beli saat itu juga anda bisa menjualnya kembali .

  1. Bisa dilakukan dimana saja dan dari mana saja selama ada koneksi internet .
  2. Tidak ada calo . Anda terjun dan berhubungan langsung dengan pasar .
  3. Biaya transaksi rendah . Hanya berupa spread yang besarnya kurang dari 0,1% dari harga pasar normal.
  4. Potensi keuntungan tidak terbatas. Selama anda bisa melakukannya,tidak ada yang membatasi .

9.Bisnis for every one. Siapa saja bisa melakukan ini. karena modalnya minim yaitu mulai dari $ 1

  1. Menjadi boss bagi diri sendiri . Dengan menjadi trader forex, anda menghasilkan uang secara independent. Tidak ada lagi yang mengawasi pekerjaan anda.

Keuntungan diatas membuat hampir semua orang yang penasaran dengan bisnis forex menjadi tertarik untuk menekuninya. Apalagi dalam kondisi ekonomi negara yang belum sejahtera, forex trading menjadi sebuah solusi untuk menghasilkan uang .

Oleh karena itu ,Tepat sekali sekali ketika anda memutuskan untuk menggeluti bisnis forex, selain banyaknya keuntungan yang ditawarkan , jika anda bisa profit dari bisnis forex ini maka anda telah memiliki sebuah bisnis yang akan bertahan sepanjang masa.

Selama mata uang satu nega berbeda dengan negara yang lain , maka perdagangan mata uang akan tetap berlangsung , sehingga bisnis anda pun tetap berjalan tanpa pernah mati ditelan waktu .

Dari beberapa banyaknya keuntungan diatas, sebenarnya ada satu keuntungan forex yang paling inti yaitu forex trading menyediakan kesempatan bagi siapa saja untuk menjadi jutawan hanya dengan modal minimal.

Fakta telah menyebutkan beberapa trader telah mencapai kebebasan financial dari aktivitas forex trading , dan percayalah anda pun BISA !

Resiko Trading Forex

Dalam dunia investasi pasti tidak dapat lepas dari resiko. Hukum yang berlaku adalah semakin besar potensi keuntungan, maka semakin besar pula potensi resiko. Ya, ‘risk and reward’ berbanding lurus. Atau mungkin kalimat yang sering kita dengar adalah ‘High Risk High Gain’ dan kebalikannya ‘No Risk No Gain’.

Bagaimana dengan forex? Forex tergolong dalam jenis investasi dengan resiko paling tinggi. Hal ini sudah banyak disebutkan di berbagai sumber. Dibandingkan dengan deposito, saham, atau reksadana, potensi profit forex lebih tinggi, demikian pula resiko trading forex.

Menurut hasil beberapa penelitian, termasuk yang dilakukan oleh regulator forex AMF Perancis, 90% trader berakhir dengan loss. Atau bisa pula diumpamakan hanya 1 orang yang berhasil, dari 10 orang yang terjun ke dalam trading forex. Ngeri bukan? Ya ini adalah faktanya, mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita, Anda, harus memahami dan memaknai secara benar informasi statistik di atas. Jadi bisa disimpulkan bahwa pertama, trading forex itu dari probabilitasnya untuk menang rendah; kedua, trading forex itu tidak mudah; dan ketiga, kita perlu memahami resiko trading forex sebelum terjun ke dalamnya.

Umumnya, resiko trading forex bersumber dari empat hal: Volatilitas, Leverage, Broker Forex, dan Pribadi Trader.
Resiko Trading Forex 1: Volatilitas

Keuntungan dalam trading forex bisa diperoleh karena nilai tukar antar mata uang (harga) berubah-ubah terus hampir setiap saat. Besarnya jarak naik-turun harga ini disebut dengan Volatilitas.

Mata uang dengan volatilitas rendah akan sulit diperdagangkan. Sebaliknya, semakin besar volatilitas harga suatu mata uang, maka makin besar pula keuntungan yang bisa didapat trader darinya. Namun, di saat yang sama, resiko trading forex pada mata uang itu juga makin besar, karena kemungkinan loss ikut meningkat.

Resiko Trading Forex 2: Leverage

 

Trading forex memanfaatkan sistem Margin Trading. Margin Trading adalah sistem dimana memungkinkan trading dilakukan hanya dengan menggunakan jaminan saja (margin=jaminan). Broker akan menawarkan “leverage” untuk meningkatkan dana margin menjadi dana trading yang lebih besar.

Dengan menggunakan sistem ini trader memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar walau hanya dengan modal kecil. Kok bisa? mari kita lihat contoh berikut ini. Semisal harga pair GBP/USD : 1.6000, modal 100,000 Pound, dengan pergerakan perhari 100-200 pips. Maka contoh perhitungan keuntungan ketika profit adalah (1.6200-1.6000) X 100,000 pound = 2000 pound. Itu jika trading tanpa leverage.

Bagaimana kalau dengan menggunakan sistem margin, atau dengan memakai leverage?
Dengan sistem margin, Anda bisa melakukan trading hanya dengan seperbagian dari modal yang seharusnya. Misal broker menerima margin 1% (leverage 1:100) maka pada contoh di atas Anda akan bisa melakukan trading hanya dengan modal 1% x 100,000 pound = 1000 pound saja, dan dengan potensi keuntungan tetap sama yaitu sampai dengan 2000 pound.

Artinya, dengan modal 100 Pound bisa ada potensi untung maupun rugi 200 Pound per hari. Jadi modal Anda bisa lenyap hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, atau menit. Dengan kata lain, fasilitas Leverage bisa membantu trader bermodal kecil untuk profit, tetapi juga membuka kemungkinan loss lebih besar daripada modal.

Masih ada hubungannya dengan sistem Margin Trading ini. Dengan sistem margin, maka kita dapat melakukan trading hanya dengan modal kecil. Dalam prakteknya, modal kecil justru dalam banyak kasus mengakibatkan trader-trader menderita kekalahan.

Resiko Trading Forex 3: Broker Forex

 

Hal lain yang memperbesar resiko adalah: kemudahan-kemudahan seorang trader untuk bisa memulai melakukan trading forex dengan cepat dan nyaris instan. Ya, saat ini broker-broker sangat memanjakan trader baru (pemula) dengan kemudahan deposit dana, bahkan plus bonus dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, trader perlu memperhatikan bahwa broker forex merupakan perusahaan bisnis yang tentu ingin mendapatkan keuntungan. Mereka tidak akan mengadakan promosi besar-besaran tanpa mengharapkan laba yang lebih besar lagi. Jadi, ketika akan menggunakan bonus dan promosi broker, perhatikan aturan-aturannya. Memang ada bonus tulen dalam rangka promosi membesarkan nama broker, tetapi ada pula bonus menyesatkan. Jika besarnya sudah tidak masuk akal, maka perlu hati-hati agar nantinya tidak berbalik menjerat.

Resiko Trading Forex 2: Pribadi Trader

 

Seorang trader bisa memulai trading hanya dalam hitungan hari bahkan jam kalau mau. Padahal, dunia forex adalah dunia dimana trader harus benar-benar mengerti dan memerlukan pembelajaran. Terlalu cepat masuk sama saja dengan bunuh diri, bisa dipastikan dana/modal akan hangus. Dalam kondisi dimana kita hanya memasukkan sedikit dana, itu bisa menjadi bahan pembelajaran yang sangat efektif. Tetapi bagaimana kalau ternyata dana yang dimasukkan dalam jumlah yang sangat besar? Tentu sangat menyakitkan sekali.

Forex adalah model investasi beresiko tinggi. Ketidaktahuan akan membuat faktor resiko membesar, sebaliknya semakin dalam pengetahuan, akan membuat keuntungan yang lebih menjanjikan.

Oleh karenanya, sabar dan jangan terburu-buru untuk menerjuni dunia trading forex. Jangan tergiur oleh janji-janji profit dan income yang spektakuler. Memang hal ini akan menjadi pemicu atau daya penggerak yang kuat, namun apabila tak diimbangi oleh informasi yang benar, maka ibarat ‘orang buta yang semangat berlari menuju jurang’. Sebelum menanamkan dana tabungan bertahun-tahun dalam trading forex, simak Langkah Belajar Trading Forex dan Tips Menghindari Kekalahan Dalam Forex untuk meningkatkan keterampilan Anda terlebih dahulu.

Cara yang benar trading forex

Trading forex itu mudah , apalagi pada saat ini semenjak difasilitasi internet . Hanya dengan mengklik mouse kita bisa melakukan transaksi dalam ribuan dollar bahkan lebih.

Untuk bisa meraih profit yang harus dilakukan hanyalah BUY ketika harga mau naik lalu menutupnya ketika harga sudah lebih tinggi dari harga ketika membeli. Serta SELL ketika harga mau turun lalu menutupnya ketika harga sudah lebih rendah dari saat melakukan sell .

Dengan hanya seperti itu maka sebenarnya semua trader bisa melakukan trading .Namun sayangnya tidak semua trader bisa melakukan trading dengan benar.

Memang kelihatannya begitu mudah karena hanya sebatas melakukan buy atau sell , namun pada kenyataannya tidak semua trader bisa meraih profit , yang lebih banyak justru trader yang bangkrut.

Jika anda mau tahu cara trading yang benar , inilah cara trading forex yang benar :

Intinya adalah bahwa trading yang benar itu jika setiap keputusan yang diambil , baik itu BUY atau SELL serta CLOSE selalu didahului oleh analisa .

Apa cuma itu saja ?

Ya…! Jangan anda kira ini terlalu mudah karena pada kenyataannya banyak trader yang mendasarkan keputusannya pada feeling , isu, gosip, atau nasehat yang tidak jelas asal usulnya.

Sehingga ketika dia ditanya kenapa melakukan Buy/ Sell Ia tidak bisa menjelaskan alasannya. Selalu saja jawabannya sesuatu yang ngaco yang tidak masuk akal.

Fungsi analisa adalah agar anda tahu alasannya kenapa market bergerak.Sehingga keputusan yang anda ambil bisa dipertanggung jawabkan.
bagaimanapun juga gerakan market itu didasarkan pada hukum sebab akibat , lebih spesifik adalah menggunakan hukum ekonomi . Jadi setiap gerakan market itu selalu ada sebabnya . Jika harganya naik menurut hukum ekonomi itu karena terlalu banyak permintaan sedangkan suply nya berkurang. Jika harganya turun itu berarti suply nya terlalu banyak sedangkan demannya sedikit.

Intinya adalah untuk bisa trading dengan benar anda harus tahu alasan kenapa anda membuka posisi atau menutup posisinya .Dan itu hanya bisa terjadi jika anda sebelumnya melakukan analisa .Jika pun ternyata prediksi hasil analisa itu salah , tidak perlu khawatir masih bisa diperbaiki dengan teknik manajemen resiko. Yang jelas yang penting adalah kita telah melakukan awal yang benar.

Jika kita bisa mendisiplinkan diri dengan kebiasaan yang benar ini maka mudah-mudahan hasilnya menjadi lebih pantas untuk kita.

Itulah cara trading forex yang benar. Semoga kita bisa profit dengan menerapkannya pada keseharian trading kita.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Alasan Mengapa Banyak Trader Rugi

Cara Menerapkan Money Management (MM) Yang Baik