19 Resep Hidup Berumah Tangga

0 53
19 Resep Hidup Berumah Tangga; Tidak mudah membangun Mahligai Rumah Tangga Yang Sakinah (penuh Ketenangan) Mawadah ( Penuh Rasa Cinta) Wa Rahmah (dan Penuh Kasih Sayang), tapi tidak sulit bagi yang mau berusaha.  Awali pernikahan dengan NIAT MENCARI RIDHO-NYA dengan melaksanakan salah satu perintah-Nya. NIAT BERIBADAH dengan nikahnya. Bukan hanya semata ingin melepaskan nafsu dan kebutuhan biologis semata.

Di bawah ini ada beberapa 19 Resep Hidup Berumah Tangga yang sengaja saya posting untuk BEKAL TEMAN-TEMAN yang AKAN MENIKAH atau yang SUDAH MENIKAH.

1. Ketika akan menikah

Janganlah mencari isteri, tetapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami, tetapi carilah ayah bagi anak-anak kita. Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). (QS An-Nisaa’: 34)

2. Ketika melamar

Anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orangtua/wali si gadis.

3. Ketika akad nikah

Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah.
Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. (QS Al-Baqarah: 235)

4. Ketika resepsi pernikahan

Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendo’akan anda, karena anda harus berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berpikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan do’a mereka.

5. Sejak malam pertama

Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat
“sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya” (QS Al-Ahzab: 50)

6. Selama menempuh hidup berkeluarga

Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi juga semak belukar yang penuh dengan onak dan duri
Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS Al-A’Raaf: 200)

7. Ketika biduk rumah tangga oleng

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan.

8. Ketika belum memiliki anak

Cintailah isteri atau suami anda 100%.
“Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”. (QS AL-Imran: 38″
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.” (QS Ash-Shaaffaat: 100)

9. Ketika telah memiliki anak

Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (QS AL-Kahfi: 46)

10. Ketika ekonomi keluarga belum membaik

Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.
Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. (QS Ath-Thaalaq: 7)

11. Ketika ekonomi membaik

Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

12. Ketika anda adalah suami

Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan anda.

13. Ketika anda adalah isteri

Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.
Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. (QS AN-Nisaa’: 19)

14. Ketika mendidik anak

Jangan pernah berpikir bahwa orangtua yang baik adalah orangtua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orangtua yang baik adalah orangtua yang jujur kepada anak.
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS At-Tahriim: 6)

15. Ketika anak bermasalah

Yakinlah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orangtuanya.

16. Ketika ada pil (pria idaman lain)

Jangan diminum, cukupkanlah suami sebagai obat.

17. Ketika ada wil (wanita idaman lain)

Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18. Ketika memilih potret keluarga

Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga masjid.

19. Ketika ingin langgeng harmonis

Gunakanlah formula 6 K : Ketaqwaan, Kasih sayang, Kesetiaan, Komunikasi dialogis, Keterbukaan dan Kejujuran

Kategori: ArtikelTag:
author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "19 Resep Hidup Berumah Tangga"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.